Kenali Terlebih Dahulu Sebelum Anda Menilai

Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

11.05.2008

Pendamping mana yang kamu sukai...?

بسم الله الرحمن الرحيم
Kata orang bijak bilang, hidup adalah pilihan. Memang benar perkataan di atas kita tidak memilih sama sekali pun, maka itu adalah pilihan kita. Kita memilih yang baik atau yang buruk, kita memilih yang besar ataupun yang kecil. Ibarat kata orang-orang pasar, "DIPILIH, DIPILIH, DIPILIH...." Tapi ga' usah mikirin barang-barang di pasar ataupun di toko. Kita tidak akan membahas yang kayak gituan.
Di sini kita mo ngebahas yang jauh lebih penting (cie cie sok penting banget dech...) Memang penting, karena itu juga nyangkut ama kehidupan kita kedepannya. Oke saya kasih temanya ya. "Calaon Istri/Pendamping mana yang kamu suka...?" Tulisan ini bukan cuman buat kaum adam doang. tapi, bagi para hawa yang mo ngebaca lebih dalam juga dipersilahkan.
Mau tahu lanjutannya...?

Pilihan-pilihan yang saya sajikan tidak terlepas dari kewajiban dari wanita itu sendiri dalam menutup auratnya. Untuk itu silahkan anda membaca artikel berikut ini.
Pilihan ini saya buat bukan untuk tujuan apa-apa. Untuk itu saya sendiri mohon maaf apabila pada foto-foto dan keterangan yang saya tampilkan terdapat kekurangan ataupun kesalahan. Manusia kan ga’ ada yang sempurna, untuk itu saran yang bersifat membangun dari pembaca sangat saya harapkan.
Berikut adalah contoh-contoh dari beberapa criteria yang saya kenal.

1. Tipe Pertama
Seperti yang anda dapat lihat sendiri, wanita tipe ini tidak memakai kerudung yang telah diwajibkan oleh Penciptanya Azawajallah. Namun, dia sangat menjunjung tinggi norma-norma ataupun adat istiadat setempat. Mereka adalah ladang dakwah bagi kita yang mengetahui kewajiban bagi kaum hawa tersebut. Semoga para wanita yang seperti ini mendapatkan pendamping yang dapat menuntun hidupnya menuju ridha Allah ta’ala.

2. Tipe Kedua
Wanita ini juga tidak mengenakan kerudung ataupun jilbab, seperti pada tipe yang pertama di atas. Selain itu, ia juga terbiasa dengan memamerkan keanggunannya yang disertai dengan aroma parfumnya serta jalannya yang berlenggak lenggok. Padahal Rasul Muhammad membenci wanita yang keluar rumah dengan parfum dan jalan yang dilenggak-lenggokan. Mudah-mudahan saudari kita semua terhindar dari hal-hal yang seperti itu, amiiin…

3. Tipe Ketiga
Sudah terlihat jelas, bahwa kaum hawa ini adalah wanita karier. Ia juga tidak mengenakan kewajibannya. Banyak wanita ini menjadikan karier dan pekerjaanya menjadi prioritas utama, meskipun beragam alasannya.. Padahal kalau di mengetahui, mendidik anak menjadi generasi yang bertaqwa jauh lebih baik bagi mereka.

4. Tipe Keempat
Kita perlu mengucap Alhamdulillah, karena tipe yang satu ini telah mengenakan jilbab sebagai kewajibannya. Memang kita patut bersyukur, namun apabila kita teliti atau mengkaji perintah untuk mengenakan jilbab itu sendir, maka ia tentu harus menurunkan jilbab tersebut sehingga menutupi dadanya. Untuk lebih mengetahui hal tersebut silahkan anda buka blog ini.

5. Tipe kelima
Tipe wanita yang satu ini memang selain sudah menjalankan kewajibannya untuk menutupi auratnya dengan cara mengenakan jilbab, tetapi ia juga telah dapat memakai jilbab yang telah sampai menutup dadanya. Semoga para wanita menyadari betapa penting dan indahnya mengenakan jilbab sesuai syar’i.

6. Tipe keenam
Saya tidak mau komentar mengenai tipe ini.
Silahkan saja anda menentukan pilihan anda dengan menulis komentar pada kotak dibawah ini.




Sebelumnya, saya sendiri sebagai penulis mohon maaf apabila tulisan saya yang satu ini menyinggung para pembaca semua. Saya juga mohon ampunan pada Zat Yang Maha Pengampun, atas segala kesalahan yang saya perbuat. Sekali lagi tulisan ini saya buat bukan untuk mendiskriminasikan seseorang ataupun kelompok. Tapi yang saya harapkan adalah kebaikan, dan semoga harapan saya ini mendapat ridha dari Allah Azawajallah. Amin.
Selengkapnya...

8.25.2008

Batu Rubi yang Retak

Bismillah...
Alkisah, di sebuah kerajaan, raja memiliki sebuah batu rubi yang sangat indah. Raja sangat menyayangi, mengaguminya, dan berpuas hati karena merasa memiliki sesuatu yang indah dan berharga. Saat permaisuri akan melangsungkan ulang tahunnya, raja ingin memberikan hadiah batu rubi itu kepada istri tercintanya. Tetapi saat batu itu dikeluarkan dari tempat penyimpanan, terjadi kecelakaan sehingga batu itu terjatuh dan tergores retak cukup dalam.

Raja sangat kecewa dan bersedih. Dipanggillah para ahli batu-batu berharga untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Beberapa ahli permata telah datang ke kerajaan, tetapi mereka menyatakan tidak sanggup memperbaiki batu berharga tersebut.
“Mohon ampun, Baginda. Goresan retak di batu ini tidak mungkin bisa diperbaiki. Kami tidak sanggup mengembalikannya seperti keadaan semula.”

Kemudian sang baginda memutuskan mengadakan sayembara, mengundang seluruh ahli permata di negeri itu yang mungkin waktu itu terlewatkan.

Tidak lama kemudian datanglah ke istana seorang setengah tua berbadan bongkok dan berbaju lusuh, mengaku sebagai ahli permata. Melihat penampilannya yang tidak meyakinkan, para prajurit menertawakan dia dan berusaha mengusirnya. Mendengar keributan, sang raja memerintahkan untuk menghadap.

“Ampun Baginda. Mendengar kesedihan Baginda karena kerusakan batu rubi kesayangan Baginda, perkenankanlah hamba untuk melihat dan mencoba memperbaikinya. ”

“Baiklah, niat baikmu aku kabulkan,” kata baginda sambil memberikan batu tersebut.

Setelah melihat dengan seksama, sambil menghela napas, si tamu berkata, “Saya tidak bisa mengembalikan batu ini seperti keadaan
semula, tetapi bila diperkenankan, saya akan membuat batu rubi retak ini menjadi lebih indah.”

Walaupun sang raja meragukan, tetapi karena putus asa tidak ada yang bisa dilakukan lagi dengan batu rubi itu, raja akhirnya setuju. Maka, ahli permata itupun mulai memotong dan menggosok.

Beberapa hari kemudian, dia menghadap raja. Dan ternyata batu permata rubi yang retak telah dia pahat menjadi bunga mawar yang sangat indah. Baginda sangat gembira, “Terima kasih rakyatku. Bunga mawar adalah bunga kesukaan permaisuri, sungguh cocok sebagai hadiah.”

Si ahli permata pun pulang dengan gembira. Bukan karena besarnya hadiah yang dia terima, tetapi lebih dari itu. Karena dia telah
membuat raja yang dicintainya berbahagia.

Netter yang luar biasa…. Di tangan seorang yang ahli, benda cacat bisa diubah menjadi lebih indah dengan cara menambah nilai lebih yang diciptakannya. Apalagi mengerjakannya dengan penuh ketulusan dan perasaan cinta untuk membahagiakan orang lain.

TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI

Shi Shang Mei You Shi Quan Shi Mei De Ren

Saya kira demikian pula bagi manusia, tidak ada yang sempurna, selalu ada kelemahan besar ataupun kecil. Tetapi jika kita memiliki
kesadaran dan tekad untuk mengubahnya, maka kita bisa mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada sekaligus mengembangkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki sehingga keahlian dan karakter positif akan terbangun. Dengan terciptanya perubahan-perubahan positif tentu itu merupakan kekuatan pendorong yang akan membawa kita pada kehidupan yang lebih sukses dan bernilai!

Sumber: Batu Rubi yang Retak oleh Andrie Wongso
Selengkapnya...

8.05.2008

Niatkan, maka Anda akan mendapatkan

Bismillah

Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadist:
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan... (HR Bukhari Muslim).

Ini adalah konsep sukses luar biasa. Bagaimana agar niat membawa hasil?

Hadits ini memang sedang berbicara keikhlasan. Namun makna hadits ini begitu luas, bisa diaplikasikan dalam bidang kehidupan lainnya. Sebagai contoh saat sahabat Nabi saw, Abdurrahman bin ‘Auf, berniat akan mendapatkan rezeki dan pergi ke pasar, maka beliau pulang dengan membawa rezeki yang melimpah.
Begitu juga dengan kita, jika kita berbisnis dengan niat akan mendapatkan rezeki maka kita mendapatkannya. Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Karena semua perbuatan kita tergantung niat, mengapa kita tidak berniat untuk mendapatkan rezeki yang banyak? Niatkanlah akan mendapatkan rezeki yang banyak dan halal, maka Anda akan mendapatkannya. Kebanyakan orang tidak benar-benar meniatkan dirinya untuk mendapatkan keberhasilan yang gemilang. Mereka bekerja karena memang harus bekerja. Mereka berbisnis hanya sekedar untuk mencari makan.

Sementara orang sukses, mereka selalu meniatkan hasil yang besar. Sebagai contoh Donald Trump, dia selalu meniatkan hasil yang besar. Dia tidak suka bertransaksi untuk hasil yang sedikit. Inilah konsep yang disebut dengan berpikir besar. Niatkan hasil yang besar maka Anda akan mendapatkan sesuatu yang besar dan menjadi orang yang besar. Jangan membatasi diri sendiri, sebab bisa jadi batas yang Anda tetapkan terlalu kecil dibanding potensi Anda sebenarnya.

Penghalang Niat

Niat tidak akan membawa hasil jika ada penghalang niat. Apa saja penghalang niat?

1. Tidak khusyu’. Sering kali orang berniat hanya di mulut saja. Niat tempatnya di hati, di pikiran paling dalam kita. Jadi saat Anda berniat cobalah benar-benar serius sampai menghujam ke dalam hati sanubari Anda.
2. Melupakan niat. Jika Anda lupa dengan niat Anda, artinya Anda tidak serius dengan niat Anda. Jika tidak serius, bagaimana Anda bisa mendapatkan apa yang Anda niatkan. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Salah seorang ulama mengatakan bahwa kita akan mendapatkan sesuai dengan kadar niat Anda.
3. Keraguan. Bagaimana kita akan mendapatkan apa yang kita niatkan jika kita ragu? Abdurrahman bin ‘Auf pergi ke pasar diiringi keyakinan yang mantap, sepeti yang saya jelaskan dalam artikel Pengertian Berpikir Positif

Lalu bagaimana agar niat membawa hasil sesuai dengan yang diniatkan?

1. Kejelasan niat. Anda mau apa? Kejelasan niat sangat penting, sebab jika tidak jelas, Anda juga tidak akan mendapatkan kejelasan bagaimana meraih niat tersebut. Jika Anda melakukan ibadah maghdhah maka niatnya jelas hanya semata untuk dan karena Allah. Saat Anda mencari nafkah, niatkanlah sebagai ibadah dan niatkan pula untuk mendapatkan rezeki yang berkah. Berkah artinya membesar dan terus mengalir (seperti mata air).
2. Visualisasikan niat Anda. Ini untuk menguji kejelasan niat Anda dan mengkomunikasikan niat Anda dengan semesta, pikiran bawah sadar, dan tubuh.
3. Berdo’alah untuk mendapatkan niat tersebut dengan penuh keyakinan. Siapa yang berdo’a dengan yakin, maka Allah akan mengabulkan do’a kita.
4. Bertawakallah kepada Allah. Anda sudah punya niat, Anda sudah berdo’a, maka selanjutnya Anda bertawakal kepada Allah agar Anda diberi petunjuk, dibantu oleh Allah dengan menampak apa saja kita perlukan, mendekatkan kita dengan orang yang akan membantu kita, memperlihatkan peluang dihadapan kita, dan mengilhkan ide brilian di kepala kita.
5. Bertindaklah dengan cepat dan dengan penuh determinasi. Pernahkah Anda mempunyai ide tetapi didahului oleh orang lain? Karena mereka bertindak cepat dan penuh determinasi dalam mewujudkan ide mereka yang kebetulan sama dengan Anda. Oleh karena itu, saat Anda memiliki ide, peluang begitu terbuka, sumber daya menghampiri Anda, bertindaklah dan terus bertindak dengan kecepatan tinggi. Anda tidak perlu mengetahui rencana ke depan secara detil dan lengkap. Jika Anda tahu apa yang harus Anda lakukan sekarang, maka lakukanlah, itu sudah cukup. Anda akan mendapatkan pentunjuk lagi setahap demi setahap.

Sahabat, orang lain sudah menemukan rahasia niat ini dan mengaplikasikannya. Banyak buku dan situs yang membahas tentang niat. Kita sudah diberitahu oleh Rasulullah saw sejak 15 abad yang lalu. Namun sayang banyak diantara kita yang melupakan kekuatan niat untuk sukses di dunia. Marilah kita manfaatkan kekuatan niat untuk meraih kebaikan di dunia dan di akhirat serta terbebas dari api neraka.
Sumber: Motivasi Islami
Selengkapnya...

7.16.2008

“Jangan Bermimpi!”


“Sulit” adalah kata yang seringkali keluar saat kita akan melakukan sesuatu, termasuk bisnis. Kadang saya ingin bertanya, memang apa yang mudah. Adakah bisnis yang mudah dengan modal kecil dan akan menghasilkan banyak uang dengan mudah? Jika ada, pasti saya sudah menjalankan bisnis tersebut. Setahu saya, dalam meraih sukses termasuk dalam bisnis pasti harus ada yang kita korbankan, kalau tidak uang, maka waktu atau tenaga yang harus kita korbankan.
Adalah sebuah fenomena hampir semua orang untuk mendapatkan cara yang mudah dalam menghasilkan uang sehingga dia akan disibukan oleh pekerjaan “mencari cara mudah”. Dia akan menghabiskan waktu untuk mencari sebuah “formula ajaib” yang akan membuat kita cepat kaya. Padahal tanpa sadar dia membuang waktu yang seharusnya bisa dia manfaatkan untuk membangun usaha yang menurut dia sulit.

Dalam perjalan hidup, sulit selalu menyertai kita. Tidak pernah ada orang sukses yang hidupnya melenggang tanpa kesulitan. Justru hanya orang yang tidak bertindak tidak akan mendapatkan kesulitan (meskipun dia akan mendapatkan kesulitan pada hal yang lain). Orang sukses bukanlah orang yang hidup tanpa kesulitan, tetapi orang yang bisa mengatasi kesulitan tersebut. Kalau pun kesulitan sampai membuat dia jatuh, orang sukses akan bangkit kembali.

Saya juga mengenal seseorang yang selalu menyerah jika ada kesulitan. Misalnya saat akan menjual sesuatu, dia mengatakan bahwa sudah ada saingan. Saya tawarkan yang belum ada saingan, dia mengatakan susah menjualnya. Saya tawarkan produk lain, dia mengatakan bahwa modalnya perlu besar, sulit cari modal. Akhirnya sampai sekarang dia masil belum punya bisnis. Kenapa? Karena dia masih mencari bisnis yang mudah.

Sahabat, kesulitan selalu menyertai kita. Jika kita berusaha menghindari dari kesulitan, ibarat kita lari dari bayangan. Kemana pun kita pergi, sebagaimana bayangan, maka kesulitan akan selalu menyertai kita. Bayangan tidak akan mengikuti Anda, hanya jika Anda pergi ke tempat yang gelap selamanya. Maukah Anda berada di tempat gelap selamanya?
Selengkapnya...