
Alhamdulillah, dalam beberapa hari kedepan, kita akan dipertemukan dengan bulan suci yang penuh berkah,bulan Ramadhan. Ia adalah bulan yang istimewa, dan sungguh merupakan nikmat yang sangat besar jika bisa berjumpa dengan bulan Ramadhan dan bisa memakmurkannya dengan berbagai amal saleh demi mencapai ridha Alloh swt.
Ironis memang, memasuki bulan Ramadhan,kita akan menyaksikan fenomena memprihatinkan yang terjadi di mayoritas masyarakat Muslimin, dan tanpa mereka sadari bahwa aktivitas mereka itu merupakan bentuk penodaan terhadap kesucian bulan Ramadhan. Padahal mereka itu umumnya orang-orang yang bersemangat dalam beribadah dan beramal sholeh, hanya saja karena syubhat dan kejahilan (ketidakpahaman) terhadap syariat Islam yang menjerumuskan mereka ke dalam bentuk-bentuk penyelisihan dan pelanggaran syariat, bahkan sampai pendholiman (kesyirikan) terhadap Alloh swt. Na’udzubillah
Oleh sebab itu, pada tulisan ini insyaAllohkami mencoba mengangkat beberapa amalan yang menyelisihi ajaran Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam tapi dianggap sebagai suatu amalan sunnah oleh kebanyakan kaum muslimin di bulan Ramadhan,
Ramadhan,
* Nyadran, adalah budaya ziarah ke kuburan menjelang bulan Ramadhan dan setelah Ramadhan. Kegiatan dalam ziarah tersebut diantaranya adalah menyapu dan membersihkan makam, memanjatkan doa permo-honan ampun, bertawashul dan tabur bunga. Di daerah jawa tengah biasanya orang yang nyadran membawa aneka makanan, seperti:tumpeng, ingkung (ayam yang dimasak utuh), apem, pisang raja, jajanan pasar dan kolak, ke lokasi pemakaman. Selain itu, mereka juga membawa kemenyan serta ber-aneka macam bunga, seperti mawar, melati dan kenanga. Bahkan sebagian mereka ada yang berlebihan dengan beranggapan bahwa tidaklah sempurna ibadah puasa Ramadhan jika belum melaksanakan ziarah kubur.
Perbuatan nyadran ini tidak disyariatkan bahkan melanggar ajaran Rosul sholallohu ‘alaihi wa sallam, karena di dalamnya terdapat tawasshul dan ibadah lainnya yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi saw, tidak pernah dilaksanakan oleh para sahabat dan para imam madzhab yang 4 sekalipun. Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam menganjurkan ziarah qubur dengan tujuan agar mengingat kematian bukan meminta berkah atau bertawashul kepada si mayit, hal itu sebagaimana penjelasan dari Rosululloh saw :
“Dahulu aku melarang kalian untuk berziarahkubur. Maka sekarang berziarahlah kalian, karena sesungguhnya hal itu mengingatkan kalian akan hari akhirat”. [HR. Muslim].
* Munggahan, mungkin istilah munggahan ini sudah tidak asing lagi bagi para pembaca khususnya bagi orang Sunda. Secara etimologis munggahan berasal dari kata unggah (bahasa Sunda) yang memiliki arti ‘mancat’ atau memasuki tempat/bulan yang agak tinggi, sebab Ramadhan memiliki ketinggian nilai jika dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain.
Praktek tradisi munggahan pun beragam, ada yang “botram” (makan bersama-sama) di pegunungan, sawah atau bukit yang diawali dengan ceramah dan do’a bersama. Ada juga yang melaksanakan kenduri di masjid atau surau yang dipimpin oleh kyai dalam berdoa dan bertawasshul kemudian diakhiri dengan makan-makan bersama. Tradisi tersebut oleh sebagian masyarakat muslimin acap kali dianggap sebagai bentuk atau wujud tasyakur dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan sebagai indikasi bahwa mereka itu menghormati bulan Ra-madhan yang penuh keberkahan.
Amalan inipun telah menyelisihi syariatIslam. Dan mungkin perlu kita pahami bersama bahwa penyelisihan itu terjadi bukan karena berkumpul dan mengajinya, tetapi penyelisihan itu karena “menentukan waktu tertentu dalam mengamalkan suatu ibadah tertentu”, kemudian amalan tersebut dianggap sebagai suatu amalan Islami, padahal Islam tidak pernah menentukan dan mengajarkannya. Sabda Rasul saw : “Dan sejelek-jelek perkara adalah amalan-amalan yang baru, karena sesungguhnya setiap amalan yang baru itu bid’ah, dan setiap bid’ah itu adalah sesat.” (HR. Muslim).
* Padusan, yaitu mandi besar menjelang tang-gal satu Ramadhan sebagai syarat agar puasanya sempurna, bahkan di beberapa kampung ada yang mensyaratkan mandinya harus di “leuwi” (sungai yang airnya tenang) disertai wiridan dan bacaan tertentu.
Syarat ini tidak pernah disyariatkan oleh Islam,yang menjadi syarat puasa Ramadhana dalah niat dalam hati untukb erpuasa besok di malam sebelum berpuasa, adapun mandi besar untuk puasa Ramadhan tidak ada tuntunannya dari Nabi kita saw .
Ketika petunjuk Rosul saw ditambah atau dikurangi berarti petunjuk Beliau telah dikhianati dan dibenci. Rosul saw bersabda:
))فمن رغب عن سنتي فليس مني((
“Barangsiapa yang membenci sunahku, makadia bukan termasuk golongan umatku” (HR. Muslim).
* Melafadzkan niat berpuasa, biasanya diu-capkan secara berjamaah yang dipimpin oleh Imam setelah shalat tarawih, adapun lafadnya:
))نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنأداءِ فرض رمضان هذه السنة للهتعالى((
“Niat saya berpuasa besok dalam rangka melaksanakan kewajiban bulan ramadhan tahun ini karena Alloh ta’ala”.
Amalan ini pun merupakan ibadah baruyang melanggar ajaran Nabi kita saw, karena Beliau sholallohu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya dan semua ulama Ahlu Sunnah tidak pernah melafadkan niat, baik ketika hendak shalat atau puasa. Semua ulama madzhab termasuk Imam Syafi’i sen-iri sepakat bahwa niat tempatnya di hati, melafadkannya berarti telah membuat syariat baru.Sabda Rasul saw : “Sesungguhnya amal-amal perbuatan itu hanyatergantung kepada niat”(HR. Muslim).
* Perayaan Nuzulul Qur’an, biasanya diadakansetiap tanggal 17 ramadhan. Acara seremonial ini pun biasanya tak lepas dari dzikir dan doa bersama. Perayaan ini juga merupakan ibadah baru yang harus kita jauhi, karena Rosul sholallohu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan kepada kita: “Barangsiapa yang mengadaadakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak” (HR. Muslim).
Sampai saat ini kita pun tidak tahu darimana sumbernya mereka mengambil tanggal 17 dan meyakininya sebagai hari diturunkannya al-Quran. Padahal al-Quran itu sendiri telah memberitahukan kepada kita bahwa al-Quran turun disaat lailatul qodar (lihat surat al qodr tafsir ibnu katsir).
Dalam situs wikipedia dijelaskan bahwa awal diperingati Nuzulul Qur’an di Indonesia, yaitu ketika Presiden Soekarno mendapat saran untuk memperingati Nuzulul Qur’an setiap tanggal 17 Ramadhan, karena sama dengan tanggal kemerdekaan RI dan sebagai rasa syukur. Wallohu’alam
Sumber: disini
Selengkapnya...
8.15.2010
Ramadhan, Bulan Suci yang Ternodai
2.05.2009
Apa Sich Valentine Tuch...?
Bismillah...Tahu ga? Sekarangkan udah mulai bulan Februari kan?. Trus ada apa ya di bulan ini? Oia tanggal 14 Februari kan katanya HARI VALENTINE. Kayaknya asyik nich, tapi sebenarnya apa sich hari valentine itu, ada yang tahu ga? Jangan sampai kita cuman ikut-ikutan aja, kalau yang belum tahu tentang valentine, ceritanya gini nich. Cerita ini di ambil dari (The World Book Encyclopedia, 1998).
Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir (Dalam Islam : Syuhada) oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine juga telah diberi
gelar sebagai orang suci (Santo)
oleh orang-orang Kristen.
Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang ngelarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang
Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :
' From Your Valentine '
Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.
Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi “kasih sayang”.
Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan (dewi cinta).
Pada tanggal 14 Februari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka
akan melangsungkan
Pernikahan dihari-hari berikutnya.
Nah, sekarang udah pada tahu kan? Kalaucerita tersebut diringkas jadinya kayak gini nich:
*Ritual yang bersumber dari Kristen untuk mengenang orang suci Kristen
*Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk menyembah Dewi Juno
*Ritual perzinahan yang biasa dilakukan Bangsa Barat
Dari kedua cerita tersebut, semuanya tidak ada yang tidak bertentangan dengan Islam (alias semuanya bertentangan dg Islam)
Pandangan Islam Ttg Valentine
Kalau kita ngaku sebagai orang Islam, maka menjadi keharusan bagi kita untuk melihat segala sesuatu menurut “kaca mata” Islam. Berikut adalah pandangan Islam ttg Valentine.
1Valentine merupakan ritual keagamaan (Kristen) sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen.Bila kita melaksanakan atau merayakan valentine, maka kita juga sudah terlibat dalam peribadatan kristen.
Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. (HR. Bukhari-Muslim)
2 Valentine merupakan pememujaan dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa SYIRIK.... (An Nisa:48)
3Valentine sebagai media barat yang digunakan untuk menghancurkan akhlak umat Islam, Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. (HR. Ahmad)
Itulah tadi beberapa point berkenaan dengan Valentine Day. Jadi buat apa kita ngadain atau ngerayain valentine tersebut. Kalau menjadikan kita dapet murka Allah ta’ala. Terus kalau gitu kapan kita ngungkapin kasih sayang terhadap sesama muslim ..? Mungkin pertanyaan itu akan muncul.
Beriktu adalah Rasa kasih sayang yang tulus yang ditawarkan oleh Islam.
Barang siapa tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya.
(H.R. Turmudzi).
“Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya (mukmin), tetapi bersifat umum (untuk seluruh umat manusia).”
(H.R. Ath-Thabrani)
“Tidak sempurna iman kalian sampai aku lebih dia cintai daripada dirinya, orang tuanya, anaknya dan manusia lain keseluruhan”.
(HR. Bukhori dan Muslim)
Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam pernah membawa putra beliau bernama Ibrahim, kemudian mengecup dan menciumnya.”
(HR: Al-Bukhari)
Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang serupa. Yang intinya, Al Islam lebih memberikan rasa kasih sayang yang sesungguhnya baik kepada sesama manusia maupun kepada seluruh mahluk Allah Azawajallah.
Wallahua’lam.
Selengkapnya...
9.15.2008
Etika Berbicara
Bismillah...Hendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan. Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya:
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma`ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia". (An-Nisa: 114).
Hendaknya pembicaran dengan suara yang dapat dide-ngar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah, ungkapannya jelas dapat difahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksa-paksakan.
Jangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagimu. Hadits Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam menyatakan: "Termasuk kebaikan islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Janganlah kamu membicarakan semua apa yang kamu dengar. Abu Hurairah Radhiallaahu 'anhu di dalam hadisnya menuturkan : Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar".(HR. Muslim)
Menghindari perdebatan dan saling membantah, sekali-pun kamu berada di fihak yang benar dan menjauhi perkataan dusta sekalipun bercanda. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari bertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar; dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda". (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa. Aisyah Radhiallaahu 'anha. telah menuturkan: "Sesungguhnya Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam apabila membicarakan suatu pembicaraan, sekiranya ada orang yang menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya". (Mutta-faq'alaih).
Menghindari perkataan jorok (keji). Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang mu'min itu pencela atau pengutuk atau keji pembicaraannya". (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Mufrad, dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Menghindari sikap memaksakan diri dan banyak bicara di dalam berbicara. Di dalam hadits Jabir Radhiallaahu 'anhu disebutkan: "Dan sesungguhnya manusia yang paling aku benci dan yang paling jauh dariku di hari Kiamat kelak adalah orang yang banyak bicara, orang yang berpura-pura fasih dan orang-orang yang mutafaihiqun". Para shahabat bertanya: Wahai Rasulllah, apa arti mutafaihiqun? Nabi menjawab: "Orang-orang yang sombong". (HR. At-Turmudzi, dinilai hasan oleh Al-Albani).
Menghindari perbuatan menggunjing (ghibah) dan mengadu domba. Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: "Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain".(Al-Hujurat: 12).
Mendengarkan pembicaraan orang lain dengan baik dan tidak memotongnya, juga tidak menampakkan bahwa kamu mengetahui apa yang dibicarakannya, tidak menganggap rendah pendapatnya atau mendustakannya.
Jangan memonopoli dalam berbicara, tetapi berikanlah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
Menghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan perasaan dan tidak mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain dan kekeliruannya, karena hal tersebut dapat mengundang kebencian, permusuhan dan pertentangan.
Menghindari sikap mengejek, memperolok-olok dan memandang
rendah orang yang berbicara. Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
yang artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan). (Al-Hujurat: 11).
Selengkapnya...
9.05.2008
Make Jilbab Yuk…!
Bismillah...
Meskipun telat, saya ngucapin “Met Ngejalanin Ibadah PUASA ya…, moga kita serius dalam ngemakmurin bulan suci ini. N’ Usaha Kita Tersebut, dapet Pahala dari Alloh Azawajallah. Amiiinnn…”Tidak perlu berpanjang lebar, yuk kita mulai aja yach....
Saudaraku seiman. Kita harusnya bersyukur dapet ngerasain bulan Ramadhan sekarang. Karena gak’ sedikit dari temen-temen kita yang Ramadhan Tahun lalu dapet berpuasa, Tapi karena kehendak-Nya, mereka tidak dapat ngejalaninnya. Karena sudah ngeduluin kita menghadap Alloh Sang Pencipta.
Nyambung ama judul di atas, bagi kita kaum Muslimin tentu tahu kewajiban kita masing-masing. Mulai dari Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat, Haji, dll. Dan salah satu dari ”dll” itu ya... ”NUTUP AURAT”
bedasarkan Firman Alloh SWT:
1. “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…’” (Annur:31)
Keterangan :
Ayat ini menegaskan empat hal:
a. Perintah buat ngjaga pandangan kita dari yang diharamkan oleh ALLOH SWT .
b. Perintah buat ngjaga kemaluan kita dari perbuatan yang haram.
c. Larangan nampakin perhiasan kecuali yang biasa tampak.
d. Perintah buat menutupin khumur/jilbab ke dada.
2. Hadis riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasululloh SAW dengan pakaian yang tipis, lantas Rasululloh SAW berpaling darinya dan berkata:“Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Daud dan Baihaqi).
Keterangan :
Hadis ini menunjukkan dua hal:
a. Kewajiban nutup seluruh tubuh wanita kecuali wajah dan telapak tangan.
b. Pakaian yang tipis itu ga’ memenuhi syarat untuk kategori menutup aurat.
3. ........dan janganlah kamu melakukan tabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliyyah dahulu…” (Qs. Al-Ahzab: 33).
Keterangan:
Tabarruj itu perilaku ngumbar aurat atau tidak menutup bagian tubuh yang wajib untuk ditutup. Biasanya orang yang suka ngumbar aurat itu adalah prilaku jahiliyah (Kuno bin ga’ Modern). Jadi kalau kita ngaku orang yang GAUL, ya... kenapa ga’ pake jilbab...?
4. Hadis Rasululloh SAW:
“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mrip ekor sapi untk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Keterangan:
Hadis ini ngejelasin tentang ancaman buat wanita-wanita yang membuka dan memamerkan auratnya. Yaitu siksaan api neraka. (Ngeri bangeeet..) Ini nunjukin kalau pamer aurat dan “buka-bukaan” adalah dosa besar. Sebab perbuatan-perbuatan itu dilaknat oleh ALLOH SWT atau Rasul-Nya dan yang diancam dengan sangsi duniawi atau azab neraka adalah dosa besar.
Untuk itu, di bulan Ramadhan ini, mari kita tingkatin Ibadah kita. Contohnya ”NUTUP AURAT or BERJILBAB” ya.. selain ngejalanin perinatah Sang Pencipta, ini juga agar kita ga’ kecepretin dosa dari kaum Adam yang mandangin aurat kita. Yang diharepin sich ga’ cuman bulan ramadhan ini kita pake jilbab, tapi abis bulan Ramadhan juga kita Istiqomah ngejalanin Kewajiban kita tersebut. Setuju ga...?
Selengkapnya...
7.19.2008
Bantahan "Tragedi WTC sudah terdapat di Al Qur’an"
Mungkin anda akan berbicara telat, karena pada tahun 2008 sekarang, ada aja yang membahas WTC yang tragedi itu terjadi 7 tahun yang lampau. Namun, bagi saya tidak ada kata terlambat untuk menyampaikan suatu kebenaran.Tentu kita masih mengingat tragedi WTC yang terjadi tanggal 11 September 2001 silam. seluruh dunia GEMPAR mengenai berita tersebut. Karena Negara sebesar dan semaju Amerika Serikat masih mengalami kecacatan keamana. Sehingga tragedi itupun terjadi.
Beberapa waktu setelahnya, muncul artikel bahwa "Tragedi WTC sudah terdapat di Al Qur’an." Artikel tersebut sangat meyakinkan sehingga orang yang kekurangan informasi akan mengiyakan artikel tersebut. Banyak hal-hal yang seolah-olah memang ada sangkut pautannya dengan Surat di Al Qur'an yakni AtTaubah. Namun benarkah demikian??? Ternyata menurut sumber yang pasti, artikel tersebut benar-benar kebohongan belaka. Mulai dari lantai gedung WTC, Jalan terjadinya Peristiwa WTC, dll.
Kesemua itu sudah di bantah pada artikel yang di sini. Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai bantahan Tragedi WTC...??? Silahkan anda mendownload artikel tersebut, dan diharapkan disebar luaskan kepada umat manusia, agar kebenaran bisa terungkap dan kebohongan akan terbongkar. Wallahua'lam
# Area Download
